Kamis, 14 April 2011

PRINSIP KERJA VCR




     Perekam Kaset Video atau VCR (Video Cassette Recorder) adalah peralatan elektronik yang bisa dipakai untuk merekam suara/ audio dan gambar/ video dalam suatu kaset pita magnetik yang bisa dimasukkan dan dikeluarkan dengan mudah seperti halnya pita kaset suara biasa (Audio Cassette Recorder atau Cassette Recorder). Kebanyakan jenis VCR dilengkapi dengan rangkaian penala TV (TV-tuner) atau penerima yang dapat menerima siaran TV secara langsung. Untuk jenis yang lebih baik, VCR ini mempunyai rangkaian timer dan jam digital yang bisa dipakai untuk merekam siaran TV secara otomatis pada jam-jam yang diinginkan. Secara umum, perekam kaset video (VCR) ini menggunakan pita kaset (tape)dengan 3 macam format: pita format VHS, pita format Betamax, dan pita format V2000. Di antara ketiga macam format ini, sekarang jenis format yang paling populer dipakai adalah pita kaset dengan format VHS.
     Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956. alat ini populer digunakan dalam rangka pengembangan sistem penyiaran televisi, karena apa yang ditayangkan pada pertama kali sekarang akan dapat diputar kembali pada waktu yang lain.
     VCR sendiri memiliki dua tugas utama, yaitu mengadakan kontak dengan pita kaset, sebuah alat yang sangat tipis, sangat lemah dan mudah sekali rusak, dengan ukuran panjang yang tidak terukur dalam sebuah plastik, dan membaca sinyal dari pita kaset dan “memaknainya” dengan sinyal yang bisa dimengerti oleh televisi. Tugas kedua diatas merupakan sebuah kemajuan teknologi yang tinggi dalam waktu singkat.
     Pada perekaman suara, informasi suara disimpan secara linear pada kaset. Kemudian kaset bergerak melewati “kepala perekam” dan informasi suara tersebut diletakkan sebagai sebuah garis panjang yang mengikuti pergerakan pita kaset. Kaset ini dapat bergerak melewati kepala perekam tersebut dengan ukuran 2 sampai 3 inci (5 sampai 8 cm) per detik.
     Sinyal video terdiri sekitar 500 kali lebih banyak informasi dibandingkan dengan sinyal bunyi, dikarenakan beberapa pendekatan pekerjaan tidak dapat dikerjakan oleh beberapa hal. Namun kaset harus tetap bergerak melewati kepala perekam tersebut beberapa kaki per detik. Untuk mengatasi masalah ini, dua kepala perekam terorganisi bersama pada sebuah drum putar yang digerakkan kearah yang lebih tinggi dari posisi kaset.
     Charles Ginsburg pada tahun 1951 menciptakan sebuah videotape recorder, yang mampu menangkap gambar-gambar bergerak dari sinyal dengan mengubah rangsangan elektrik dan menyimpan informasi pada sebuah kaset magnetik. Pada 1956 VTR (video tape recorder) mulai dipasarkan. Kemudian Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956, dan mulai dipasarkan pada tahun 1971.
     Di Indonesia Video Cassette Recorder sempat menjadi populer pada sekitar tahun 1980-an, sebagai sebuah alternatif hiburan bagi masyarakat. Namun sekarang VCR ini sudah jarang dipakai, karena banyak alternatif perangkat lain yang lebih mudah dipakai. Masyarakat sudah jarang menggunakan VCR, namun alat ini tetap dipakai dalam rangka perekaman film dalam produksi program-program televisi.

KERJASAMA VCR DENGAN TELEVISI
     Gambar dalam televisi dibagi dalam beberapa series dalam 525 garis scan horizontal, setengahnya ditayangkan setiap 60 detik. Masing-masing melewati kepala perekam dari VCR yang membaca atau menulis data dalam satu lembaran (262,6 garis scan) dari gambar televisi. Sehingga data perekaman videotape adalah sebagai berikut:
     Dalam hal ini, akan ada beberapa bagian yang direpresentasikan oleh beberapa warna. Bagian cahaya biru merupakan lembaran yang disediakan bagi perekaman yang dilakukan oleh kepala perekam dalam drum berputar. Drum berputar terdiri dari dua kutub pada posisi yang berlawanan (180 derajat jarak). Dua kutub ini memberikan alternatif bagi masing-masing bagian untuk membaca dan menulis data pada pita kaset.Dan bagian yang berwana kuning me-representasikan sebuah audio control track.
     Alat pengontrol ini penting karena, pertama ia berfungsi sebagai pengontrol kerja VCR dalam melakukan perekaman, pada mode SP, LP ataupun EP, juga mengatur seberapa cepat VCR akan menarik kaset melewati drum pemutar, dan mempertahankan posisi pita pada saat pita tersebut dimainkan.
     Saat kita bermain dengan pemutaran track rekaman pengontrol pada VCR, kita hanya perlu memindahkan posisi “skew” antara pengontrol track dengan posisi kepala perekam.

KERJASAMA VCR DENGAN KASET
     Hubungan antara kaset dengan pemutar didalam VCR adalah sebagai berikut, Pertama kepala berputar pada 1800 rotasi per menit, atau 30 pergantian per detik.Pada mode SP, kaset akan melewati kepala pemutar pada garis 1,31 inci per menit (33,35 mmps), pada mode LP pada 0.66 inci per detik (16,7 mmps, dan pada mode EP pada 0,44 inci per detik (11,12 mmps. Karena rotasi inilah kepala tersebut berputar pada 228,5 inci(5804 mm) per detik, atau dengan kata lain berputar pada 25 mil per jam. Artinya apabila video menyimpan informasi secara linear,maka anda akan memerlukan 50 mil (80 km) untuk sebuah kaset dapat menyimpan film dengan durasi 2 jam.
Sebuah bagian yang dikatehui sebagai helical scanning akan membantu pemutaran kaset. Masalahnya adalah bagaimana cara membuat desain sebuah bentuk VCR yang bisa membungkus kaset video dalam putaran kepala perekam dengan tujuan perekaman ataupun pemutaran memori kaset. Selain itu mesin juga harus dapat mempertahankan pergerakan kaset pada posisi tertentu yang seimbang dengan kecepatan putaran yang pas dan mampu diidentifikasi dan berhenti dengan tepat. Untuk melakukan tugas ini, VCR harus mengikuti langkah sebagi berikut:
     Mekanisme driver dalam VCR harus dapat mengurai dengan baik pita panjang dari kaset dan membungkusnya dalam sebuah rol dengan kombinasi drum dan kepala perekam untuk dapat memainkannya. Ini merupakan pekerjaan paling berat yang harus dikerjakan oleh VCR.
      Format VCR digunakan kaset persegi besar dengan 2 gulungan co-axial, satu di atas yang lain, yang mengandung 1/2-inch-wide (13 mm) krom dioksida pita magnetik. Tiga kali bermain yang tersedia: 30 45, dan 60 menit. Kaset 60 menit terbukti sangat bisa diandalkan, penderitaan Snags banyak dan pecah karena tape sangat tipis. The mekanis rumit perekam sendiri juga terbukti agak tidak bisa diandalkan. Satu khususnya umum terjadi gagal harus tape kendur berkembang dalam kaset, pita dari spool (takeup) atas mungkin terasa berat ke jalur bawah (supply) spool dan menjadi tersangkut di dalamnya, jika mundur dipilih. kaset kemudian akan benar-benar macet dan memerlukan pembongkaran untuk membersihkan masalah, dan rekaman kemudian akan kusut dan rusak.
     Sistem ini mendahului perkembangan teknik azimut miring untuk mencegah crosstalk antara track video berdekatan, sehingga harus menggunakan guard band terekam antara trek. Ini diperlukan sistem untuk berjalan pada kecepatan pita yang tinggi 11,26 [2] inci per detik.
     Meskipun keterbatasannya, sistem Philips VCR adalah terobosan dan dibawa bersama banyak kemajuan dalam teknologi video untuk menghasilkan rekaman yang benar-benar praktis sistem home pertama video kaset. Model Philips pertama N1500 termasuk semua elemen penting dari sebuah perekam kaset video domestik:


* Wikipedia pemuatan kaset dan operasi sederhana oleh “Piano Key” kontrol, dengan penuh-stop otomatis di ujung pita.
* Sebuah tuner untuk merekam program televisi off-air.
* Jam dengan timer untuk rekaman tanpa pengawasan.
* Modulator A untuk memungkinkan sambungan ke penerima (untuk waktu) televisi normal tanpa konektor input audio dan video.
     Philips VCR sistem hanya dipasarkan di Inggris dan Eropa. Pada pertengahan tahun 1977, Philips mengumumkan mereka sedang mempertimbangkan distribusi format di Amerika Utara, dan itu uji dipasarkan selama beberapa bulan. Karena format awalnya dirancang hanya untuk digunakan dengan sistem 50 Hz 625-line PAL, unit VCR harus dimodifikasi agar dapat bekerja dengan sistem NTSC 60 Hz. Sayangnya, karena alasan mekanik dan elektronik, kecepatan tape harus meningkat sebesar 20%, yang mengakibatkan tape PAL 60 menit berjalan selama 50 menit dalam mesin NTSC. DuPont mengumumkan formulasi tipis rekaman video yang akan memungkinkan tape NTSC 60 menit VCR (dan sekitar 70 menit di PAL), tetapi rekaman itu bahkan kurang dapat diandalkan dibandingkan formulasi sebelumnya. Pada akhirnya, Philips ditinggalkan harapan untuk mencoba untuk menjual mereka format VCR di Amerika Utara, sebagian karena masalah reliabilitas, dan sebagian karena pengenalan VHS tahun yang sama.


Rabu, 15 Desember 2010

Mengoperasikan compact cassette recorcer

TAPE RECORDER
Tape recorder atau radio perekam suara adalah radio yang digunakan untuk merekam suara dengan memakai suatu kaset didalamnya.
A.Bagian-bagian Tape Recorder
 1.Tombol Open (Eject)
 2.Tombol Stop
 3.Tombol Play
 4.Tombol Record
 5.Tombol Rewind]
 6.Tombol Fast Forward
 7.Volume Suara
B.Cara Pengoperasian Tape Recorder
Cara pengoperasian tape recorderadalah sebagai berikut:
1.Untuk memutar musik atau lagu Apabila tape recorder akan digunakan untuk memutar lagu atau untuk memutar rekaman, maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
a.Buka cover cassettedengan cara menekan tombol Open/Eject
b.Masukkan cassette dan tutup kembali cover cassette
 c.Tekan tombol playuntuk mulai mendengarkan musik atau rekaman dan atur volume
d.Setelah selesai mendengarkan tekan tombol stop
 e.Untuk mengeluarkan kaset tekan tombo Open/Eject
  2.Untuk merekam Apabila kita akan menggunakan tape recorder untuk merekam, maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah: a.Seandainya belum tersedia kaset yang akan digunakan untuk merekam (kaset kosng), maka dapat dibeli di toko kaset. b.Buka cover kaset dengan cara menekan tombol Open/Eject
 c.Masukkan kaset kosong dan tutup kembali cover cassette
 d.Tekan tombol rec/record untuk mulai merekam e. Setelah selesai merekam tekan tombol stop  f.
 Apabila kita ingin mendengarkan hasil rekaman, tekan tombol play Dengan demikian, kita akan mendengarkan hasil rekaman kita. g.Setelah selesai mendengarkan hasil rekaman tekan kembali tombol stop
 h.Untuk mengeluarkan kaset tekan tombo Open/Eject

Senin, 13 Desember 2010

menginstal compact cassette recorder


Setiap pembelian satu unit pesawat audio akan mendapatkan buku manual. Buku manual berisi tentang segala informasi yang berkaitan dengan prosedur penggunaan pesawat audio, pengguna harus membaca dengan cermat dan teliti buku manual untuk mencegah dan menghindari segala macam kemungkinan kesalahan yang mungkin terjadi dalam pengoperasiannya.
Buku manual secara umum terdiri atas bagian-bagian, antara lain bagian tindakan pencegahan/keamanan, petunjuk penting keamanan, instalasi, penggunaan / operational, dan informasi tambahan lainnya.
Tindakan pencegahan yang terdapat pada buku manual seperti ditunjukkan dalam gambar 1 berikut ini. 

Peringatan diatas bermaksud menjelaskan kepada pengguna untuk mengurangi kemungkinan kebakaran atau kejutan listrik, peralatan ini jangan di terkena hujan atau lembab. Pesawat audio merupakan peralatan elektronik yang sangat peka terhadap perubahan temperatur, karena dapat berakibat fatal, selain dapat membuat pesawat audio menjadi rusak juga dapat membahayakan jiwa pengguna peralatan tersebut.


Pada gambar 2 diperlihatkan peringatan terhadap pengguna akan bahaya terkena kejutan listrik, sehingga jangan membuka kotak/box peralatan audio tersebut. Hanya teknisi yang berkualifikasi disarankan boleh membukanya. Simbol petir dengan tanda panah didalam sebuah segitiga memperingatkan pengguna adanya tegangan berbahaya dalam alat yang dapat menimbulkan kejutan listrik. Sedangkan tanda seru didalam segitiga menyuruh pengguna memperhatikan instruksi pengoperasian dan perawatan (perbaikan) dalam buku literature.
Petunjuk penting keamanan menjelaskan kepada pengguna tentang sumber tegangan (power supply), grounding, panas, ventilasi, air dan kelembaban, cara membersihkan, perbaikan, suku cadang, dan lainnya. Petunjuk keamanan untuk setiap peralatan audio memiliki bentuk yang disesuaikan dengan fungsi alat tersebut.
Bagian instalasi dalam buku manual berisi gambar instalasi pengkabelan atau koneksi dengan peralatan yang lain. Gambar yang ditunjukkan sesuai dengan bentuk alat yang seharusnya, sehingga dapat dengan mudah dimengerti oleh pembacanya.

ditranslasikan oleh : http://www.find-docs.com/
 

Menjelaskan Prinsip Kerja Compact Cassette Recorder


Menjelaskan Prinsip Kerja Compact Cassette Recorder

Untuk merekam kaset, langkah pertama adalah penghapusan rekaman sudah ada sebelumnya.. Untuk mencapai hal ini, bias osilator menghasilkan arus yang digunakan untuk memberi makan menghapus kepala ini menghapus setiap magnet yang mungkin sudah hadir dalam rekaman.
Langkah berikutnya tergantung pada apakah mesin adalah perekam stereo atau mono.. Mono Sebuah perekam akan mencatat dengan dua lagu, satu untuk setiap sisi dari tape recorder stereo A menggunakan empat lagu, satu untuk setiap saluran di setiap sisi. Pencatatan dan kepala pemutaran ditempatkan sedemikian rupa sehingga satu sisi menggunakan trek pertama dan ketiga, sedangkan dua sisi dan keempat menggunakan trek kedua (lihat ilustrasi di bawah). Dengan cara ini, ketika rekaman itu diserahkan kepada pihak lain, sebaliknya dua trek yang digunakan untuk merekam dan playback.
Proses rekaman relatif sederhana.. Suara atau musik dimasukkan ke dalam mikrofon, yang kemudian diubah menjadi listrik saat ini dan diperkuat sebagai disc dengan rekaman sinyal tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sebuah elektromagnet yang disebut kepala rekaman. Memvariasikan arus listrik yang menghasilkan berbagai derajat dan pola-pola magnet dalam rekaman itu. Playback justru sebaliknya. Rekaman itu. magnetisme, karena melewati pemutaran kepala, listrik menginduksi arus di elektromagnet sinyal ini kemudian diperkuat dan direproduksi melalui speaker.Adalah penting untuk menyadari bahwaAdalah penting untuk menyadari bahwa menempatkan sebuah magnet dekat dengan tape akan menyebabkan penghapusan.  menempatkan sebuah magnet dekat dengan tape akan menyebabkan penghapusan.

Ditranlasikan oleh : http://en.wikipedia.org/wiki/Compact_Cassette

Jumat, 10 Desember 2010

memperbaiki Cassette Recorder

1. Lepaskan lima sekrup dari setengah atas tempurung kaset. Jika kaset belahan shell direkatkan, sangat hati-hati split shell dengan obeng Phillips-kepala. Manuver obeng sekitar shell untuk membuka segel tersebut. Menghindari memotong atau merusak komponen internal kaset.
2. Hati-hati angkat dari bagian atas shell kaset.
3. Tarik utuh pita dari reel kiri. Menangani tape sesedikit mungkin.
4. Posisi tape di alur blok splicing.
5. Tutup klem atas rekaman itu.
6. Potong sepanjang slot miring di blok splicing dengan pisau cukur tunggal mengalami kerusakan magnetik atau pisau bermata X-Acto.
7. Lepaskan pita dari blok splicing.
8. Tarik utuh pita dari reel yang tepat. Repeat Steps 4 to 6. Ulangi Langkah 4 sampai 6
9. Tempat tape dari reel tersisa di blok splicing, sehingga ujung pita bertemu di tengah.
10 .Potong strip 1/2-inch tape editing. Tempat dimana tape memenuhi kebutuhan. Smooth dengan ujung belakang pena.
11 .Posisi pita di bagian bawah shell kaset. Hati-hati angin pita sekitar pin plastik stasioner dan rol di setiap sisi. Posisi tape antara pad tekanan dan depan “gigi” dari shell kaset.
12 .Tempatkan lembar filmy atas tape dengan sisi tumpul menghadap ke bawah.
13. Setengah hati-hati posisi atas tempurung kaset di bawah setengah. Pastikan Anda tidak mencubit tape antara dua bagian dari shell.
14 .Sekrup atau tape shell bagian bersama-sama.
15 .Manual mundur inci beberapa kaset sebelum pengujian.

ditranslasikan oleh :http://sanubari.blogdetik.com/2010/10/27/compact-cassette-recorder/ 

Merawat cassette recorder

   Langkah Pertama: Rewind dan forward kaset terbaru anda bolak balik. Di beberapa tape digital tersedia fasilitas jump and previous one song, tombol seksi ini bisa lebih efektif dalam membasmi virus perusak suara kaset. Ini adalah cara paling pertama yang perlu dilakukan jika anda menemukan kaset yang nampaknya sudah karatan atau berjamur.
 
   Langkah Kedua: Dengan telinga yang sensitive *sok tau*, putar dan dengarkan kasetnya, simaklah dengan seksama apakah masih terdengar sumbang, berat, atau suaranya masih kalah kencang dengan suara teriakan pemuka agama di rumah ibadah. Kalau ini yang terjadi, lakukan langkah pertama sekali lagi.
 
    Langkah Ketiga: Kaset yang masih bisa diselamatkan, sebaiknya dipukul pukulkan ke telapak tangan. Fungsinya untuk membuat pita tidak menjadi berat saat diputar. Setelah itu lakukan langkah pertama dan kedua lagi.
 
    Langkah Keempat: Jika sudah melakukan tiga langkah diatas namun masih saja kalah dahsyat dengan suara pengeras suara rumah ibadah, atau anda belum orgasme dengan suara yang dihasilkan. Bisa jadi tape anda dan sound systemnya memang butut. :D Tapi kalau ga butut namun terdengar butut, mungkin sebaiknya anda perlu melakukan beberapa tindakan seperti berikut.
    Adalah gambar pembersih telinga atau kalau kata orang Amrik koton but. Fungsinya buat melakukan pembersihan di tempat yang sempit .
    Cairan pembersih VCD, yang ini bisa anda gantikan dengan alkohol, atau cairan apa saja yang biasanya digunakan sebagai pembersih, tapi jangan gunakan cairan manis, karena bisa menjadikan tape anda menjadi sarang semut.
    Bagian dari tape yang perlu anda bersihkan. Teteskan cairan pembersih pada busa koton but, lalu gunakan untuk membelai belai bagian head tape. Head tape adalah yang berwarna putih dalam gambar yang berada ditengah tengah. Setelah itu bersihkan juga dua benda bulat hitam seperti roda yang mengapit benda putih tadi.

Ditranslasikan oleh : http://kosongempatsembilan.wordpress.com/2008/09/04/tape-recorder/ 

jenis-jenis kaset

1 . kaset audio(compact Cassette)
Compact Cassette, yang biasa disebut kaset, pita kaset, atau tape adalah media penyimpan data yang umumnya berupa lagu. Berasal dari bahasa Perancis, yakni cassette yang berarti "kotak kecil". Kaset berupa pita magnetik yang mampu merekam data dengan format suara. Dari tahun 1970 sampai 1990-an, kaset merupakan salah satu format media yang paling umum digunakan dalam industri musik.
Kaset terdiri dari kumparan-kumparan kecil. Kumparan-kumparan dan bagian-bagian lainnya ini terbungkus dalam bungkus plastik berbentuk kotak kecil berbentuk persegi panjang. Di dalamnya terdapat sepasang roda putaran untuk pita magnet. Pita ini akan berputar dan menggulung ketika kaset dimainkan atau merekam. Ketika pita bergerak ke salah satu arah dan yang lainnya bergerak ke arah yang lain. Hal ini membuat kaset dapat dimainkan atau merekam di kedua sisinya. Contohnya, side A dan side B.

2 . kaset video (Video Compact Cassette )
Video Compact Cassette (CVC) adalah salah satu yang pertama kaset video format untuk menggunakan pita yang lebih kecil dari para pendahulu sebelumnya atas VHS dan Betamax , dan dikembangkan oleh Funai Elektronika Jepang . Model pertama VCR untuk format ini adalah Model 212, diperkenalkan pada tahun 1980 oleh kedua Funai dan Technicolor . Kedua perusahaan telah menciptakan usaha patungan untuk memproduksi dan memperkenalkan format ke pasar home video. Sistem, yang mencakup VCR dan kamera genggam, sangat kecil dan ringan untuk saat itu.
Format CVC menggunakan kaset sedikit lebih besar dari sebuah kaset audio (sekitar 4,124 "x 2,625" x 0,5 "dalam ukuran) dan sarat dengan 1 / 4" rekaman video . Tidak seperti kebanyakan format kaset video lain yang memiliki dua kelos tetap di diameter, ukuran kaset itu dapat dibuat lebih kecil dengan menggunakan kembali ruang yang ditinggalkan oleh satu spool sebagai spool lain diisi, mirip dengan kaset audio standar. Rekaman untuk format CVC datang VC-30 (30 menit) dan kemudian VC-45 (45 menit) & VC-60 (60 menit) model. Format ini dirilis untuk kedua NTSC dan PAL sistem televisi, dan kaset harus diputar di mesin menggunakan sistem TV yang sama seperti rekaman.
Funai Model 212 datang dengan JVC GX-44e model tangan memegang Vidicon tabung kamera dengan lensa zoom . Model 212D adalah versi NTSC dan 212E adalah PAL untuk Eropa. Dek dan elektronik dari 212 juga digunakan untuk membangun 335 model Technicolor Video Showcase, yang termasuk video berwarna monitor, speaker dan berisi baterai 12V internal. Sebuah paket tuner ringan yang tersedia untuk memungkinkan 212 untuk merekam program off-air, tapi karena itu berisi timer tidak, rekaman tanpa pengawasan akan sulit untuk mengatur. Grundig juga menghasilkan CVC-format VCR, Model VP-100 untuk PAL pasar, spesifikasi yang mirip dengan 212E dan rekaman yang kompatibel. The-VP 100 beratnya hanya 2,3 kg dengan baterai , dan memiliki power pack terpisah.